Selasa, 27 Januari 2015
Minggu, 11 Januari 2015
Rabu, 06 Agustus 2014
EKSKRESI
Proses pengeluaran zat-zat sisa dari dalam tubuh manusia dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:
1. Defekasi: proses pengeluaran sisa-sisa makanan yang disebut feses dan dikeluarkan melalui anus.
2. Ekskresi: pengeluaran bahan-bahan yang tidak berguna yang berasal dari sisa metabolisme atau bahan yang berlebihan dari sel atau suatu organisme (Sumanto, 1996 : 102).
3. Sekresi: proses pengeluaran getah oleh sel dan kelenjar. Getah yang dikeluarkan masih berguna untuk proses faal di dalam tubuh. Getah ini biasanya mengandung enzim.
Organ ekskresi pada manusia ada 4 :
1. Ginjal
2. Paru-paru
3. Hati
4. Kulit
a. Ginjal
Fungsi ginjal:
1) Mengekskresikan zat-zat buangan (waste product) seperti urea, asam urat, kreatinin, kreatin, dan lain-lain.
2) Menjaga keseimbangan air dengan cara:
a) Air dibuang bila pemasukan banyak.
b) Mengurangi pengeluaran bila pemasukan sedikit.
3) Menjaga tekanan osmosis dengan cara:
a) Mengatur ekskresi garam-garam mineral yang berlebihan.
b) Membatasi ekskresi garam bila pemasukan sedikit.
4) Menjaga pH darah dan cairan tubuh yang lainnya.
Struktur Ginjal
Ginjal kiri biasanya berukuran lebih besar daripada ginjal kanan.
Ginjal kanan lebih rendah letaknya daripada ginjal kiri karena terdesak
oleh hepar (hati). Dari masing-masing ginjal dikeluarkan zat sisa
penyaringan darah berupa urine (air seni) yang dialirkan melalui ureter
menuju ke kandung kemih (vesika urinaria), kemudian melalui uretra dikeluarkan dari tubuh.
Bagian Ginjal
Secara anatomis ginjal tersusun atas lapisan luar yang disebut
a. kulit ginjal (korteks) dan
b. lapisan sebelah dalam yang disebut sumsum ginjal (medula).
c. Lapisan paling dalam berupa rongga ginjal yang disebut pelvis renalis.
a. Bagian korteks mengandung jutaan alat penyaring yang disebut nefron. Satu nefron terdiri atas badan malpighi dan tubula. Badan malphigi tersusun atas kapsula Bowman dan glomerulus yang berupa gulungan pembuluh darah.
Pada kulit ginjal terdapat nefron yang berfungsi sebagai alat penyaring darah. Korteks mengandung lebih kurang satu juta nefron. Setiap nefron tersusun atas badan malphighi dansaluran panjang (tubulus) yang berkelok-kelok. Badan malpighi tersusun atas glomerulus dan kapsul Bowman. Glomerulus merupakan untaian pebuluh darah kapiler tempat darah disaring. Glomerulus dikelilingi oleh kapsul Bowman.
Tubulus ginjal terdiri atas tubulus kontortus proksimal, lengkung henle, tubulus kontortus distal, dan tubulus kolektivus. Lengkung henle adalah bagian tubulus yang melengkung pada daerah medula dan berhubungan dengan tubulus proksimal dan tubulus distal. Bagian lengkung henle ada dua, yaitu lengkung henle yang melengkung ke atas (ascenden) dan lengkung henle yang melengkung ke bawah (descenden). Tubulus-tubulus ini mengalirkan urin ke rongga ginjal. Kemudian urin dialirkan melalui saluran ginjal (ureter) dan ditampung dalam kantong kemih
Fungsi ginjal adalah menyaring darah. Dari proses penyaringan ini dikeluarkan zat sisa berupa urine.
Proses di dalam ginjal meliputi
1.Penyaringan (filtrasi),
2.penyerapan kembali zat-zat yang berguna (reabsorpsi),
3. Augmentasi yaitu pengumpulan zat yang tidak berguna untuk dikeluarkan dari tubuh
1.Filtrasi :
Proses penyaringan berlangsung pada badan malpighi. . Dalam hal ini glomerulus berperan sebagai alat penyaring Darah yang banyak mengandung zat sisa metabolisme masuk ke dalam ginjal melalui pembuluh arteri ginjal (arteri renalis). Cairan tubuh keluar dari pembuluh arteri dan masuk ke dalam badan malpighi. Darah yang mengalir menuju glomerulus mengalami penyaringan yang selanjutnya masuk ke kapsula Bowman Membran glomerulus dan kapsul Bowman bersifat permeabel terhadap air dan zat terlarut berukuran kecil sehingga dapat menyaring molekul-molekul besar. Hasil saringan (filtrat) dari glomerulus dan kapsul Bowman disebut filtrat glomerulus atau urin primer.Sisa penyaringan berupa urine primer yang masih mengandung banyak zat yang diperlukan oleh tubuh, seperti air,glukosa, garam mineral , dan asam amino.
2) Proses reabsorpsi
Pada proses ini zat-zat yang masih berguna bagi tubuh akan diserap kembali dan dimasukkan ke dalam aliran darah. Zat-zat yang masih diperlukan tubuh akan mengalami proses reabsorbsi atau penyerapan kembali di dalam kapsul Bowman. Reabsorpsi terjadi di tubulus kontortus proksimal Setelah proses reabsorpsi ini berlangsung maka terbentuklah urine sekunder. Komponen-komponen yang diserap adalah air, glukosa, asam amino, vitamin ,NaCl,ion dan pigmen empedu yang memberi warna dan bau pada urin
3) Augmentasi (Pengumpulan )
Di tubulus kontortus distal dan juga di saluran pengumpul. Pada bagian ini terjadi pengumpulan cairan dari proses sebelumnya. Di bagian ini juga masih terjadi penyerapan ion natrium, klor serta urea. Cairan yang dihasilkan sudah berupa urine sesungguhnya, yang kemudian disalurkan ke rongga ginjal.
Akan tetapi ada zat- zat yang perlu dibuang kembali yang langsung lewat pembuluh darah yaitu kalium (K). Proses yang demikian disebut dengan augmentasi, , beberapa zat sisa seperti asam urat, ion hidrogen, amonia, kreatin, dan beberapa obat ditambahkan ke dalam urin sekunder sehingga tubuh terbebas dari zat-zat berbahaya. Urin sekunder yang telah ditambahkan dengan berbagai zat tersebut disebut urin. Kemudian, urin disalurkan melalui tubulus kolektivus ke rongga ginjal. Dari rongga ginjal, urin menuju ke kantung kemih melalui saluran ginjal (ureter).
Setelah proses di atas maka terbentuk urine sejati. Selanjutnya urine sejati ini menuju ke kantong urinaria lewat ureter. Urine yang telah terbentuk di ginjal selanjutnya diteruskan menuju kandung kemih melalui ureter. Untuk sementara, urine ditampung dalam kandung urine sampai jumlah tertentu (sekitar 300 cc). Dari kandung urine diteruskan keluar tubuh melalui uretra dan pengeluarannya diatur oleh otot sfinkter serta kegiatan susunan saraf, kecuali pada anak kecil atau pada orang yang telah lanjut usia.
Jumlah urine yang dikeluarkan tidak hanya dipengaruhi banyaknya cairan yang diminum dan pengaruh hormon antidiuretika, tetapi juga ditentukan jumlah garam yang harus dikeluarkan dari darah agar tekanan osmosis darah tetap. Tahukah kamu, faktor lain yang memengaruhi jumlah pengeluaran urine?
Kamis, 02 Januari 2014
perkembang biakan hewan dan tumbuhan
Perkembangbiakan Hewan dan
Tumbuhan
Apa yang
dimaksud dengan berkembang biak?
Berkembang biak (reproduksi) adalah kemampuan menghasilkan keturunan (individu baru) dengan tujuan melestarikan dan memperbanyak jenis. Setiap hewan memiliki cara perkembangbiakannya sendiri.
Berkembang biak (reproduksi) adalah kemampuan menghasilkan keturunan (individu baru) dengan tujuan melestarikan dan memperbanyak jenis. Setiap hewan memiliki cara perkembangbiakannya sendiri.
Dalam sains,
sel kelamin jantan dinamakan sel sperma, sedangkan sel kelamin betina disebut
dengan sel telur atau ovum. Jika sel sperma bersatu dengan sel telur (disebut
pembuahan atau fertilisasi), pada saat itulah hewan yang baru mulai terbentuk.
Senin, 25 November 2013
LKS
LKS
PERKEMBANGBIAKAN
Tujuan :
Mengenal perkembangbiakan makhluk hidup
Alat dan
bahan
1. Rimpang jahe/kunyit, lengkuas.. Bawang
merah, kentang, rumput teki, talas/gembili/uwi, cocor bebek, wortel, singkong, suplir/pakis,
Cara kerja
1. Amati semua bahan dengan cermat
2. Berdasar pengetahuan yang kamu miliki
diskusikan dengan kelompokmu, bagaiamana
tumbuhan tersebut berkembang biak
3. Tulis hasil pengamatan dalam tabel
4. Bila ada tumbuhan yang berkembang biak
dengan lebih dari satu cara tuliskan juga dalam tabel
Tabel
hasil pengamatan
No
|
Nama tumbuhan
|
Cara berkembang biak
|
Keterangan
|
1
|
|||
2
|
|||
3
|
|||
4
|
|||
5
|
|||
6
|
|||
7
|
|||
8
|
|||
9
|
|||
10
|
Pertanyaan diskusi
1. Apa tujuan makhluk hidup berkembangbiak ?
……………………………………………………………………………………
2. cara reproduksi manakah yang paling unik
menurut kalian ?alasan
…………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………..
3. Apa
perbedaan Antara tunas pada cocor bebek dengan tunas pada pisang/bambu ?
…………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
4. Buat kesimpulan dari praktikum ini !
………………………………………………………………………………Senin, 11 November 2013
JUARA HARAPAN II LOMBA KARYA ILMIAH
SURABAYA YOUNGEST SCIENTIST COMPETITION 2013
Kegiatan lomba ini dimulai tanggal 31 Oktober dengan memasang poster dari hasil karya ilmiah yang telah dibuat beberapa bulan sebelumnya.Terdapat 150 karya ilmiah ekologi,matematika,fisika dan komputer.
peserta karya ekologi yang paling banyak sejumlah 110 buah.
setiap peserta akan mendapat pertanyaan dari juri dengan memamerkan bannernya.Selain pertanyaan pengunjung peserta juga melayani pertanyaan dari pengunjung pameran
Terlihat Ibu walikota Bu Risma dan Kadiknas Pak Ikhsan sedang mengamati hasil karya siswa SMPN 10 Surabaya
Setelah seharian melakukan pameran sore harinya diumumkan 10 besar yang masuk final .Ternyata karya siswa SMPN 10 Yaitu Feby candra dan Irmadela dengan judul " Pemanfaatan Labu Air sebagai Plester Penurun Panas" Yang masuk Final.
Hari Jumat,1 November 2013 Dilaksanakan presentasi di Tunjungan Plasa 3 lt 7.dari 10 peserta karya ekologi tersebut diantaranya SMAN 5,SMAK Petra 1,SMAN 21,SMA IPH,SMA Al IRsyad dan SMPN 28 dan SMPN 35.Melakukan presentasi satu persatu SMPN 10 Urutan ke 3.setelah selesai pukul 15.00 diumumkan SMPN 10 Surabaya Juara harapan 2.Dan Penyerahan hadiah dilaksanakan saat penutupan Pameran Pendidikan di Jatim Expo ,10 November 2013 Pukul 19.00.Demikian perjalanan panjang untuk meraih kemenangan. semoga menginspirasi bagi pembaca .
SURABAYA YOUNGEST SCIENTIST COMPETITION 2013
Kegiatan lomba ini dimulai tanggal 31 Oktober dengan memasang poster dari hasil karya ilmiah yang telah dibuat beberapa bulan sebelumnya.Terdapat 150 karya ilmiah ekologi,matematika,fisika dan komputer.
peserta karya ekologi yang paling banyak sejumlah 110 buah.
setiap peserta akan mendapat pertanyaan dari juri dengan memamerkan bannernya.Selain pertanyaan pengunjung peserta juga melayani pertanyaan dari pengunjung pameran
Setelah seharian melakukan pameran sore harinya diumumkan 10 besar yang masuk final .Ternyata karya siswa SMPN 10 Yaitu Feby candra dan Irmadela dengan judul " Pemanfaatan Labu Air sebagai Plester Penurun Panas" Yang masuk Final.
Hari Jumat,1 November 2013 Dilaksanakan presentasi di Tunjungan Plasa 3 lt 7.dari 10 peserta karya ekologi tersebut diantaranya SMAN 5,SMAK Petra 1,SMAN 21,SMA IPH,SMA Al IRsyad dan SMPN 28 dan SMPN 35.Melakukan presentasi satu persatu SMPN 10 Urutan ke 3.setelah selesai pukul 15.00 diumumkan SMPN 10 Surabaya Juara harapan 2.Dan Penyerahan hadiah dilaksanakan saat penutupan Pameran Pendidikan di Jatim Expo ,10 November 2013 Pukul 19.00.Demikian perjalanan panjang untuk meraih kemenangan. semoga menginspirasi bagi pembaca .
Langganan:
Postingan (Atom)
