Minggu, 05 Januari 2020

Download RPP 1 Lembar ,Persiapan guru berkreasi

Seperti Diketahui telah diterbitkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP

Melalui surat edaran no 14 Tahun  2019 , yang beredar di media sosial Pendidikan,   bahwa :
·         Penyusunan RPP dilakukan dengan prinsip efesien, efektif dan berorientasi pada murid.
·         Bahwa dari 13 komponen RPP yang telah diatur dalam   permendikbud noor 22Tahun  2016  tentang standar proses  Pendidikan dasar dan menengah, yang menjadi komponen inti adalah Tujuan Pembelajaran, Langkah-langkah Kegiatan pembelajran dan penilaian pembelajaran yang wajib dilaksanakan oleh guru sedangkan komponene lainnya adalah pelengkap
·         Sekolah, kelompok kerja guru mata pelajaran sejenis dalam sekolah, Kelompok kerja guru/Musyawarah guru mata pelajaran(KKG/MGMP) dan inndividu guru secar bebas dapat memilih, membuat menggnakan dan mengembangkan format RPPsecara mandiri untuk sebesar-besar keberhasilan belajar murid .
·         Adapun RPP yang  telah dibuat dapat digunakan dan dapat pula disesuaikan denagn ketentuan sebagaimana dimaksud angka 1,2 dan 3.
Kita Sebagai guru tentunya sudah bersiap diri untuk membuat RPP sesuai Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 Tentang Penyederhanaan RPP .Dengan adanya RPP yang hanya 1 lembar ini kita dapat membuat Rencana Pembelajaran sesuai dengan Tujuan Pembelajaran dan pasti membuat siswa lebih kreatif, inovatif ,menyenangkan
Berikut  Form RPP Seuai dengan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019

Selasa, 11 April 2017

PENERAPAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENTS ) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS VIIIC SMPN 10 SURABAYA

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Biologi merupakan bagian dari pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Ilmu yang selalu mengalami perkembangan. Dalam pengajaran Biologi maka diperlukan kreatifitas dengan mencari dan menerapkan tehnik-tehnik pengajaran yang beragam,hal ini diperlukan agar siswa dapat menyerap materi pelajaran lebih optimal ,
Pembelajaran IPA terutama biologi tidak lagi mengutamakan pada penyerapan dan pemahaman melalui transfer informasi, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan dan pemrosesan informasi. Untuk itu aktivitas peserta didik perlu ditingkatkan dengan berperan aktif atau tugas belajar dengan bekerja kelompok kecil dan menjelaskan ide-ide kepada orang lain. Juga adanya suasana gembira dalam belajar yang sering merupakan penentu utama kualitas dan kuantitas belajar ,kegembiraan dalam pembelajaran yang berarti bangkitnya minat,adanya keterlibatan penuh,dan terciptanya makna pemahaman ,nilai yang membahagiakan pada diri pembelajar (Dave Meier,2005:36)
Beberapa kendala ketidak berhasilan ketuntasan hasil belajar peserta didik adalah metode pembelajaran yang kurang relevan, tehnik pengajaran yang kurang menarik perhatian siswa, media pembelajaran yang kurang mendukung, atau mungkin karena faktor kesiapan siswa dalam menerima materi pelajaran yang kurang,sehingga sering kali terjadi Tingkat ketuntasan pembelajaran Biologi rendah
Hal ini dapat dilihat dari proses pembelajaran di setiap kelas yang terlihat masih kurang mendapat perhatian dari siswanya, hal ini terlihat dari hasil ulangan harian dari kelas VIIIC jumlah siswa yang tuntas belajar hanya 24 % dan 76 % tidak tuntas belajar
erdasarkan pelaksanaan penelitian tindakan kelas di kelas VIII C SMPN 10 Surabaya tahun pelajaran 2010-2011 dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut.

Hasil belajar siswa pada pokok bahasan sistem pencernaan pada manusia mata pelajaran Biologi kelas VIIIC SMPN 10 Tahun 2010-2011 dapat meningkat dengan diterapkannya model pembelajaran Cooperative Learning melalui tipe TGT ( teams games tournaments)
yang ditandai dengan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (74,11 %), siklus II (81,46 %), siklus III ( 85,14 %).
Penerapan model pembelajaran Cooperative Learning melalui tipe TGT ( teams games tournaments) pada pokok bahasan sistem pencernaan pada manusia mata pelajaran Biologi kelas VIIIC SMPN 10 Tahun 2010-2011 mempunyai pengaruh positif yaitu dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (70,27 %), siklus II (94,59 %), siklus III (97,29 %).

UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG KEBERSIHAN ORGAN REPRODUKSI SISWI KELAS VIII SMPN 10 SURABAYA MELALUI METODE TUTOR SEBAYA

Abstract Maintaining healthy for Young Women is an absolute must do notably maintaining healthy reproductive organs, one important thing is the knowledge about the cleanliness of the reproductive organs, knowledge about the function and structure of the reproduction will know how to take care, and ...

Minggu, 02 April 2017

cahaya IPA kls 8


download
Materi cahaya IPA kelas 8 PPT dapat di download disini

Selasa, 27 Januari 2015

Minggu, 11 Januari 2015

Rabu, 06 Agustus 2014


EKSKRESI

Proses pengeluaran zat-zat sisa dari dalam tubuh manusia dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:
1. Defekasi: proses pengeluaran sisa-sisa makanan yang disebut feses dan dikeluarkan melalui anus.
2. Ekskresi: pengeluaran bahan-bahan yang tidak berguna yang berasal dari sisa metabolisme atau bahan yang berlebihan dari sel atau suatu organisme (Sumanto, 1996 : 102).
3. Sekresi: proses pengeluaran getah oleh sel dan kelenjar. Getah yang dikeluarkan masih berguna untuk proses faal di dalam tubuh. Getah ini biasanya mengandung enzim.

Organ ekskresi pada manusia ada 4 :
1. Ginjal
2. Paru-paru
3. Hati
4. Kulit


a. Ginjal
Fungsi ginjal:
1) Mengekskresikan zat-zat buangan (waste product) seperti urea, asam urat, kreatinin, kreatin, dan lain-lain.
2) Menjaga keseimbangan air dengan cara:
a) Air dibuang bila pemasukan banyak.
b) Mengurangi pengeluaran bila pemasukan sedikit.
3) Menjaga tekanan osmosis dengan cara:
a) Mengatur ekskresi garam-garam mineral yang berlebihan.
b) Membatasi ekskresi garam bila pemasukan sedikit.
4) Menjaga pH darah dan cairan tubuh yang lainnya.
Struktur Ginjal
Ginjal kiri biasanya berukuran lebih besar daripada ginjal kanan.
Ginjal kanan lebih rendah letaknya daripada ginjal kiri karena terdesak
oleh hepar (hati). Dari masing-masing ginjal dikeluarkan zat sisa
penyaringan darah berupa urine (air seni) yang dialirkan melalui ureter
menuju ke kandung kemih (vesika urinaria), kemudian melalui uretra dikeluarkan dari tubuh.
Bagian Ginjal
Secara anatomis ginjal tersusun atas lapisan luar yang disebut
a. kulit ginjal (korteks) dan
b. lapisan sebelah dalam yang disebut sumsum ginjal (medula).
c. Lapisan paling dalam berupa rongga ginjal yang disebut pelvis renalis.


a. Bagian korteks mengandung jutaan alat penyaring yang disebut nefron. Satu nefron terdiri atas badan malpighi dan tubula. Badan malphigi tersusun atas kapsula Bowman dan glomerulus yang berupa gulungan pembuluh darah.
Pada kulit ginjal terdapat nefron yang berfungsi sebagai alat penyaring darah. Korteks mengandung lebih kurang satu juta nefron. Setiap nefron tersusun atas badan malphighi dansaluran panjang (tubulus) yang berkelok-kelok. Badan malpighi tersusun atas glomerulus dan kapsul Bowman. Glomerulus merupakan untaian pebuluh darah kapiler tempat darah disaring. Glomerulus dikelilingi oleh kapsul Bowman.
Tubulus ginjal terdiri atas tubulus kontortus proksimal, lengkung henle, tubulus kontortus distal, dan tubulus kolektivus. Lengkung henle adalah bagian tubulus yang melengkung pada daerah medula dan berhubungan dengan tubulus proksimal dan tubulus distal. Bagian lengkung henle ada dua, yaitu lengkung henle yang melengkung ke atas (ascenden) dan lengkung henle yang melengkung ke bawah (descenden). Tubulus-tubulus ini mengalirkan urin ke rongga ginjal. Kemudian urin dialirkan melalui saluran ginjal (ureter) dan ditampung dalam kantong kemih

Fungsi ginjal adalah menyaring darah. Dari proses penyaringan ini dikeluarkan zat sisa berupa urine.
Proses di dalam ginjal meliputi
1.Penyaringan (filtrasi),
2.penyerapan kembali zat-zat yang berguna (reabsorpsi),
3. Augmentasi yaitu pengumpulan zat yang tidak berguna untuk dikeluarkan dari tubuh

1.Filtrasi :
Proses penyaringan berlangsung pada badan malpighi. . Dalam hal ini glomerulus berperan sebagai alat penyaring Darah yang banyak mengandung zat sisa metabolisme masuk ke dalam ginjal melalui pembuluh arteri ginjal (arteri renalis). Cairan tubuh keluar dari pembuluh arteri dan masuk ke dalam badan malpighi. Darah yang mengalir menuju glomerulus mengalami penyaringan yang selanjutnya masuk ke kapsula Bowman Membran glomerulus dan kapsul Bowman bersifat permeabel terhadap air dan zat terlarut berukuran kecil sehingga dapat menyaring molekul-molekul besar. Hasil saringan (filtrat) dari glomerulus dan kapsul Bowman disebut filtrat glomerulus atau urin primer.Sisa penyaringan berupa urine primer yang masih mengandung banyak zat yang diperlukan oleh tubuh, seperti air,glukosa, garam mineral , dan asam amino.
2) Proses reabsorpsi
Pada proses ini zat-zat yang masih berguna bagi tubuh akan diserap kembali dan dimasukkan ke dalam aliran darah. Zat-zat yang masih diperlukan tubuh akan mengalami proses reabsorbsi atau penyerapan kembali di dalam kapsul Bowman. Reabsorpsi terjadi di tubulus kontortus proksimal Setelah proses reabsorpsi ini berlangsung maka terbentuklah urine sekunder. Komponen-komponen yang diserap adalah air, glukosa, asam amino, vitamin ,NaCl,ion dan pigmen empedu yang memberi warna dan bau pada urin

3) Augmentasi (Pengumpulan )
Di tubulus kontortus distal dan juga di saluran pengumpul. Pada bagian ini terjadi pengumpulan cairan dari proses sebelumnya. Di bagian ini juga masih terjadi penyerapan ion natrium, klor serta urea. Cairan yang dihasilkan sudah berupa urine sesungguhnya, yang kemudian disalurkan ke rongga ginjal.
Akan tetapi ada zat- zat yang perlu dibuang kembali yang langsung lewat pembuluh darah yaitu kalium (K). Proses yang demikian disebut dengan augmentasi, , beberapa zat sisa seperti asam urat, ion hidrogen, amonia, kreatin, dan beberapa obat ditambahkan ke dalam urin sekunder sehingga tubuh terbebas dari zat-zat berbahaya. Urin sekunder yang telah ditambahkan dengan berbagai zat tersebut disebut urin. Kemudian, urin disalurkan melalui tubulus kolektivus ke rongga ginjal. Dari rongga ginjal, urin menuju ke kantung kemih melalui saluran ginjal (ureter).
Setelah proses di atas maka terbentuk urine sejati. Selanjutnya urine sejati ini menuju ke kantong urinaria lewat ureter. Urine yang telah terbentuk di ginjal selanjutnya diteruskan menuju kandung kemih melalui ureter. Untuk sementara, urine ditampung dalam kandung urine sampai jumlah tertentu (sekitar 300 cc). Dari kandung urine diteruskan keluar tubuh melalui uretra dan pengeluarannya diatur oleh otot sfinkter serta kegiatan susunan saraf, kecuali pada anak kecil atau pada orang yang telah lanjut usia.

Jumlah urine yang dikeluarkan tidak hanya dipengaruhi banyaknya cairan yang diminum dan pengaruh hormon antidiuretika, tetapi juga ditentukan jumlah garam yang harus dikeluarkan dari darah agar tekanan osmosis darah tetap. Tahukah kamu, faktor lain yang memengaruhi jumlah pengeluaran urine?





Kamis, 02 Januari 2014

perkembang biakan hewan dan tumbuhan


Perkembangbiakan Hewan dan Tumbuhan
Apa yang dimaksud dengan berkembang biak?
Berkembang biak (reproduksi) adalah kemampuan menghasilkan keturunan (individu baru) dengan tujuan melestarikan dan memperbanyak jenis. Setiap hewan memiliki cara perkembangbiakannya sendiri.
Dalam sains, sel kelamin jantan dinamakan sel sperma, sedangkan sel kelamin betina disebut dengan sel telur atau ovum. Jika sel sperma bersatu dengan sel telur (disebut pembuahan atau fertilisasi), pada saat itulah hewan yang baru mulai terbentuk. 

Senin, 25 November 2013

LKS




LKS
PERKEMBANGBIAKAN


Tujuan  :  Mengenal perkembangbiakan makhluk hidup
Alat dan bahan

1.   Rimpang jahe/kunyit, lengkuas.. Bawang merah, kentang, rumput teki, talas/gembili/uwi, cocor bebek, wortel, singkong, suplir/pakis,
Cara kerja
1.   Amati semua bahan dengan cermat
2.   Berdasar pengetahuan yang kamu miliki diskusikan dengan kelompokmu, bagaiamana  tumbuhan tersebut berkembang biak
3.   Tulis hasil pengamatan dalam tabel
4.   Bila ada tumbuhan yang berkembang biak dengan lebih dari satu cara tuliskan juga dalam tabel

Tabel hasil pengamatan

No
Nama tumbuhan
Cara berkembang biak
Keterangan
1



2




3




4




5




6




7




8




9




10





Pertanyaan  diskusi
1.  Apa tujuan makhluk hidup berkembangbiak ?
     ……………………………………………………………………………………
2.  cara reproduksi manakah yang paling unik menurut kalian  ?alasan
     …………………………………………………………………………………
     ………………………………………………………………………………..
 3.  Apa perbedaan Antara tunas pada cocor bebek dengan tunas pada pisang/bambu ?
       …………………………………………………………………………………
      …………………………………………………………………………………
4.  Buat kesimpulan dari praktikum  ini !
    ………………………………………………………………………………

Senin, 11 November 2013

JUARA HARAPAN II LOMBA KARYA ILMIAH
SURABAYA YOUNGEST SCIENTIST COMPETITION 2013



Kegiatan lomba ini dimulai tanggal 31 Oktober dengan memasang poster dari hasil karya ilmiah yang telah dibuat beberapa bulan sebelumnya.Terdapat 150 karya ilmiah ekologi,matematika,fisika dan komputer.
peserta karya ekologi yang paling banyak sejumlah 110 buah.





                                                                               setiap peserta akan mendapat pertanyaan dari juri dengan memamerkan bannernya.Selain pertanyaan pengunjung peserta juga melayani pertanyaan dari pengunjung pameran
Terlihat Ibu walikota Bu Risma dan Kadiknas Pak Ikhsan sedang mengamati hasil karya siswa SMPN 10 Surabaya
Setelah seharian melakukan pameran sore harinya diumumkan 10 besar yang masuk final .Ternyata karya siswa SMPN 10 Yaitu Feby candra dan Irmadela dengan judul " Pemanfaatan Labu Air sebagai Plester Penurun Panas" Yang masuk Final.
Hari Jumat,1 November 2013 Dilaksanakan presentasi di Tunjungan Plasa 3 lt 7.dari 10 peserta karya ekologi tersebut diantaranya SMAN 5,SMAK Petra 1,SMAN 21,SMA IPH,SMA Al IRsyad dan SMPN 28 dan SMPN 35.Melakukan presentasi satu persatu SMPN 10 Urutan ke 3.setelah selesai pukul 15.00 diumumkan SMPN 10 Surabaya Juara harapan 2.Dan Penyerahan hadiah dilaksanakan saat penutupan Pameran Pendidikan di Jatim Expo ,10 November 2013 Pukul 19.00.Demikian perjalanan panjang untuk meraih kemenangan. semoga menginspirasi bagi pembaca .


Selasa, 15 Oktober 2013

SMPN 10 Surabaya Juara II Lomba Karya Ilmiah se Surabaya yang diadakan oleh BLH

Final Lomba Karya Ilmiah yang diadakan oleh Badan Lingkungan Hidup tanggal 20 Agustus 2013 menyisakan 10 finalis dari SMP negeri dan swasta.
Badan Lingkungan Hidup Surabaya
PENGUMUMAN...10 Besar Lomba karya Ilmiah Tk. SMP & SMA/SMk 2013.

HASIL SELEKSI LOMBA KARYA ILMIAH 2013, 10 BESAR TINGKAT SMP ADALAH :
1. SMPK ST. STANISLAUS, Ketua : Michael. A (Ubah Perilaku & Pola konsumsi utk Selamatkan Lingkungan.
2. SMPN 16, Ketua: Heny Dewi P(Kotak Mkn & Botol Minumku Penyelamat Bumi)
3. SMPN 28, Ketua: Anin dyah L(Pemanfaatan Kulit Telur sbg Pupuk tanaman)
4. SMPN 36, Ketua: Fitria(Upaya Penyelamatan Lingk. Melalui aksi Mata Uber)
5. SMP Wijaya Putra, Ketua: Nadila MS(Ekstrak tanaman Pletekan sbg Konsumsi Obat Herbal)
6. SMPN 4, Ketua : Justika Fitrian(Mi Hulk sehatkan tubuhku)
7. SMPN 26,Ketua: Dita Mega(Pemanfaatan Ilmu sains dlm inovasi pengolahan daun pepaya menjadi carica healty noodle)
8. SMPN 10, Ketua: Amalia(pemanfaatan limbah tebu & ekstrak bunga mawar sbg indikator adanya formalin pd makanan)
9. SMP Wijaya Putra,Ketua:Arny cherin(pemanfaatan cangkang kerang sbg pasta gigi alami)
10. SMPN 16, Ketua: Fikri Tirta K(Pemanfaatan Kompos Enceng gondoksbg upaya menyelamatkan lahan kritis & menekan biaya proses Produksi pertanian)
Pelaksanaan Karya Ilmiah tgl 20-21 Agustus 2013 di Kantor Bappeko Surabaya.
setiap sekolah tampil 10 menit untuk presentasi dan 15 menit untuk tanya jawab dengan juri dari para dosen UPN surabaya.SMPN 10 tampil urutan ke 8 kurang lebih jam 11.00 siang .ketiga siswi SMPN 10 Surabaya yaitu Amalia Sofiana,Mujayana,Kharisma Suwandi presentasi dengan LCD dan mempraktekkan langsung kertas indikator ternyata berhasil dan ditunjukkan pada juri.cukup puas melihat mereka tampil dengan percaya diri,saya ingat mereka sudah melakukan penelitian sejak 4 bulan lalu sehingga pertanyaan apapun yang ditanyakan juri mereka bisa menjawabnya.Saat pengumuman tiba saya memprediksi juara 3 ternyata lebih dari prediksi saya mereka juara II.teriakan anak-anak SMPN 10 dan lompatan2 bahagia sangat menggetarkan hati dan seisi ruangan.ketiga siswi memberi salam seraya mengucapkan terima kasih.saya cukup bangga dan bahagia .Alhamdulillah
                                         foto pulang membawa piala dan uang.
                                         foto dengan juri dan peserta lain

Selasa, 28 Mei 2013

Kamis, 18 Oktober 2012

Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah UKS tingkat Jawa Timur th 2012


Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT, karena karya ilmiah saya dengan judul “ UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG KEBERSIHAN ORGAN REPRODUKSI SISWI KELAS VIII SMPN 10 SURABAYA MELALUI METODE TUTOR SEBAYA oleh KKR ”. mendapat Juara II lomba penulisan Karya Tulis Ilmiah yang diadakan UKS Propinsi Jawa Timur dalam rangka Jambore UKS 2012 yang diadakan di MAN Jombang .
Setelah Melalui serangkaian seleksi dari 38 karya dipilih 5 besar untuk final penentuan juara 1,2 dan 3 .Presentasi dilaksanakan di MAN Jombang tanggal 6 Oktober 2012 jam 19.00 sampai 12.30 malam .Pengumuman Pemenang dilaksanakan saat penutupan jambore UKS tanggal 7 Oktober 2012 jam 10 pagi.

Jumat, 01 Juni 2012

Tingkat Kelulusan UN SMP 2012 Meningkat dari Tahun Lalu




Jakarta – Persentase kelulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2012 meningkat sebesar 0,12% daripada tahun lalu. Jika pada 2011 persentase kelulusan UN SMP sebesar 99,45%, maka tahun ini meningkat menjadi 99,57%. UN SMP 2012 diikuti 3.697.865 siswa dari 47.386 sekolah. Demikian dijelaskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dalam jumpa pers di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, (1/6).

Selain itu, prestasi yang diraih UN SMP 2012 juga berupa nihilnya jumlah sekolah dengan tingkat kelulusan 0%. “Tahun lalu ada 12 sekolah yang siswanya tidak lulus semua,” kata Menteri Nuh. Kelulusan peserta didik ditentukan berdasarkan nilai akhir (NA), yaitu 60% dari nilai UN murni, dan 40% dari nilai sekolah. Peserta didik dinyatakan lulus UN jika nilai rata-rata NA paling rendah 5.5 dan nilai tiap mata pelajaran paling rendah 4.0.

Dari 47.386 SMP/MTs yang mengikuti UN, terdapat 25 sekolah dengan tingkat kelulusan kurang dari 25%. Sedangkan dari 3.697.865 siswa peserta UN, yang tidak lulus berjumlah 666 orang (0,12%). Mereka tidak lulus dengan klasifikasi rata-rata Nilai Akhir lebih dari 5.5, namun ada satu mata pelajaran yang nilainya kurang dari 4. Ketidaklulusan terbesar ada di mata pelajaran Matematika (229 orang), diikuti Bahasa Inggris (191), Bahasa Indonesia (143), dan IPA (103).

Sementara untuk prestasi secara individual, diurut menjadi 18 peringkat, di mana terdapat 18 siswa dengan nilai terbaik. Peringkat pertama dipegang Ni Putu Tamara Bidari Suweta, siswa dari SMP Negeri 1 Denpasar, Bali, dengan nilai UN murni 40,00. Ini berarti ia mendapat nilai sempurna (10) untuk semua mata pelajaran yang diujikan. Menariknya, dari 18 peringkat terbaik tersebut, sebanyak 12 siswa berasal dari sekolah yang sama, yaitu SMP Negeri 1 Denpasar.

Menteri Nuh menjelaskan, beberapa perbaikan yang berhasil diperolah UN SMP 2012 ini salah satunya disebabkan adanya intervensi dari Kemdikbud. Misalnya peningkatan kompetensi guru, pengadaan sarana dan prasarana, serta penggabungan (merger) dengan sekolah terdekat. Tahun ini juga akan dilakukan intervensi untuk sekolah-sekolah yang memiliki prestasi UN rendah, supaya selalu ada perbaikan kualitas UN setiap tahun. (DM)
sumber kemdiknas.go.id

Selasa, 28 Juni 2011

Perbedaan antara monokotil dan dikotil

Perbedaan Monokotil Dan Dikotil Download

Selasa, 18 Januari 2011

Gerak pada Tumbuhan

GERAK PADA TUMBUHAN
Kompetensi Dasar
2.3 . Mengidentifikasi macam-macam gerak pada tumbuhan
Setiap organisme mampu menerima rangsang yang disebut IRITABILITAS, dan mampu pula menanggapi rangsang tersebut. Salah satu bentuk tanggapan yang umum adalah berupa gerak. Gerak berupa perubahan posisi tubuh atau perpindahan yang meliputi seluruh atau sebagian dari tubuh.
Jika pada hewan rangsang disalurkan melalui saraf, maka pada tumbuhan rangsang disalurkan melalui benang plasma (PLASMODESMA) yang masuk ke dalam sel melalui dinding yang disebut NOKTAH.





Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan, yaitu :
1. Gerak HIGROSKOPIS

yaitu gerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air.
Misalnya:
- gerak membukanya kotak spora.
- pecahnya buah tanaman polong.
2. Gerak ESIONOM

yaitu gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar.
a. TROPI (Tropisme)
Tropisme adalah gerak sebagian organ tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan dari luar dan arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Tropisme berasal dari kata Yunani yaitu trope yang artinya belokan. Tropisme biasanya diberi nama sesuai dengan jenis rangsangannya. Gerak tropisme yang mendekati arah rangsang disebut tropisme positif sedangkan gerak tropisme yang menjauhi rangsang disebut tropisme negatif.

1) Geotropisme/gravitropisme
adalah gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsangan gaya gravitasi bumi. Charles Darwin adalah orang yang pertama kali mencatat bahwa

gerak pertumbuhan akar adalah geotropisme positif karena searah dengan gaya gravitasi bumi. Sedangkan pertumbuhan batang termasuk geotropisme negatif, karena arahnya berlawanan dengan arah gravitasi bumi.

2) Fototropisme
Fototropisme atau heliotropisme adalah gerak tumbuhan yang terjadi akibat pengaruh arah datangnya rangsang berupa cahaya. Fototropisme dibagi menjadi dua, yaitu:
1) Fototropisme positif, adalah gerak tanaman menuju ke arah
datangnya cahaya. Contoh: Ujung batang bunga matahari yang membelok menuju ke arah datangnya cahaya.
2) Fototropisme negatif, adalah gerak
tanaman atau bagian tanaman menjauhi
arah datangnya cahaya. Contoh:
Gerak ujung akar yang menjauhi
arah datangnya cahaya.

3) Tigmotropisme
adalah gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsangan sentuhan atau kontak fisik dengan benda padat. Tumbuhan merambat umumnya tumbuh lurus terus-menerus hingga ujung batangnya menyentuh sesuatu. Kontak itu membuat lengkungan pada tumbuhan. Sel pada bagian yang bersentuhan dengan benda lain perkembangannya lebih lambat dibandingkan dengan bagian yang tidak tersentuh, sehingga pertumbuhannya menjadi melengkung. Contoh gerak tigmotropisme adalah gerak membelit sulur tumbuhan markisa dan mentimun.

4) Kemotropisme
Kemotropisme adalah gerak sebagian tubuh tumbuhan ke arah sumber rangsang yang berupa bahan kimia. Contoh: Akar tanaman yang menuju arah zat makanan atau menjauhi zat racun.

5) Hidrotropisme
adalah gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsangan kelembapan atau air. Makhluk hidup memiliki kecenderungan untuk mendekati atau menjauhi air. Tentu kamu mengetahui bahwa pertumbuhan akar umumnya menuju ke sumber air. Contoh: Gerak ujung akar kecambah menuju tempat yang berair.

b. TAKSIS yaitu gerak berpindah seluruh tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang. Seperti bentuk tropisme, terdapat taksis positif dan negatif.

1).Fototaksis
adalah gerak pindah tempat seluruh bagian tubuh tumbuhan karena pengaruh rangsang cahaya.
Contoh:
1. Euglena yang dikenai cahaya akan bergerak pindah tempat menuju ke arah datangnya cahaya.
2. Gerak kloroplas ke sisi sel yang memperoleh cahaya.

2) Kemotaksis
adalah gerak seluruh tubuh tumbuhan karena pengaruh rangsang zat kimia.
Contoh:
1. Bakteri oksigen yang bergerak ke tempat-tempat yang banyak mengandung oksigen.
2. Spermatozoid pada Arkegonium lumut-lumutan dan paku-pakuan yang bergerak karena tertarik oleh zat gula atau protein.
(Menurut klasifikasi Whittaker, organisme-organisme pada contoh di atas tidak termasuk kingdom plantae).

c. NASTI yaitu gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang. Gerak ini disebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor akibat pemberian rangsang.
Beberapa bentuk nasti :

1) Niktinasti
yaitu gerak tidur daun tanaman Leguminosae (kacang-kacangan) menjelang petang akibat perubahan tekanan turgor pada tangkai daun. Perubahan ini disebabkan karena rangsangan suasana yang gelap.
2) Fotonasti
yaitu gerak nasti yang sumber rangsangannya berupa cahaya, misalnya mekarnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) pada sore hari karena telah memperoleh periode terang yang cukup dari cahaya matahari.
3) Seismonasti/tigmonasti
adalah gerak yang dipengaruhi oleh getaran/sentuhan. Contoh paling mudah adalah gerak menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) saat tersentuh. Gerak ini disebabkan adanya perubahan takanan turgor pada tangkai daun.
4) Termonasti
adalah gerak nasti yang sumber rangsangnya berupa suhu. Misalnya mekarnya bunga tulip pada harihari yang hangat pada musim semi.
5) Nasti kompleks
yaitu gerak nasti yang sumber rangsangnya lebih dari satu. Contoh gerak ini adalah membuka menutupnya stomata karena pengaruh kadar
air, cahaya, suhu, dan zat kimia.

3. Gerak ENDONOM /AUTONOM
yaitu gerak yang belum/tidak diketahui sebabnya. Karena belum diketahui sebabnya ada yang menduga tumbuhan itu sendiri yang menggerakkannya
Contoh
a.Gerak mengalirnya sitoplasma dalam sel
b. Gerak melengkungnya kuncup daun karena perbedaan kecepatan tumbuh
c.Gerak yang diperlihatkan tumbuhan ketika tumbuh,contoh tumbuhnya akar,batang,daun bunga .

Rabu, 22 September 2010

Sistem Gerak pada manusia

SISTEM GERAK PADA MANUSIA

A. FUNGSI RANGKA TUBUH MANUSIA
Kerangka pada tubuh manusia memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu:
1. Sebagai penegak tubuh
2. Sebagai pembentuk tubuh
3. Sebagai tempat melekatnya otot (otot rangka)
4. Sebagai pelindung bagian tubuh yang penting
5. Sebagai tempat pembentukkan sel darah merah
6. Sebagai alat gerak pasif

Fungsi Otot merupakan alat gerak aktif. Pada umumnya hewan mempunyai kemampuan untuk bergerak. Gerakan tersebut disebabkan karena kerja sama antara otot dan tulang. Tulang tidak dapat berfungsi sebagai alat gerak jika tidak digerakan oleh otot. Otot mampu menggerakan tulang karena mempunyai kemampuan berkontraksi.
Kerangka manusia merupakan kerangka dalam, yang tersusun dari tulang keras (osteon) dan tulang rawan (kartilago)
Proses penulangan/osifikasi
Tulang rawan pada embrio banyak mengandung osteoblast, osteoblast membentuk osteosit yg menyusun sistem havers. Di tengah sistem havers tempat saraf & pembuluh darah. Pada tulang pipa, tempat yg terus mengalami pemanjangan adalah bagian cakra epifise (daerah antara epifise dg diafise)
B. SUSUNAN RANGKA TUBUH MANUSIA
Kerangka manusia dapat dikelompokan menjadi 3 yaitu:
1. Bagian Tengkorak
2. Bagian Badan
3. Bagian Anggota Gerak
1. Bagian Tengkorak (Kepala)
• tersusun dari tulang pipih yang berfungsi sebagai tempat pembuatan sel-sel darah merah dan sel-sel darah putih.
• terdiri dari:
1 tulang dahi
2 tulang tapis
2 tulang hidung
2 tulang ubun-ubun
2 tulang pipi 2 tulang langit-langit
2 tulang baji
2 tulang pelipis
2 tulang air mata
2 tulang rahang atas 1 tulang lidah
1 tulang tengkorak
2 tulang rahang bawah
2. Bagian Badan
Bagian badan terbagi menjadi 5 kelompok, yaitu:
a. Ruas-ruas tulang belakang (33 ruas)

b. Tulang rusuk (12 pasang)

 7 pasang tulang rusuk sejati
 3 pasang tulang rusuk palsu
 2 pasang tulang rusuk melayang
c. Tulang dada, terdiri dari:
 tulang hulu
 tulang badan
 tulang pedang-pedangan
d. Gelang bahu terdiri dari:

 2 tulang selangka (kiri dan kanan)
 2 tulang belikat (kiri dan kanan)
e. Gelang panggul terdiri dari:


 2 tulang duduk (kiri dan kanan)
 2 tulang usus (kiri dan kanan)
 2 tulang kemaluan (kiri dan kanan)
3. Bagian Anggota Gerak
Anggota gerak dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:
a. anggota gerak atas terdiri dari:
SISTEM GERAK PADA MANUSIA

o 2 tulang pengumpil
o 2 tulang lengan atas
o 2 tulang hasta
o 8 x 2 tulang pergelangan tangan
o 5 x 2 tulang telapak tangan
o 14 x 2 ruas tulang jari tangan
b. anggota gerak bawah (kaki kiri dan kanan) terdiri dari:

o 2 tulang paha
o 2 tulang tempurung lutut
o 2 tulang kering
o 2 tulang betis
o 7 x 2 tulang pergelangan kaki
o 5 x 2 tulang telapak kaki
o 14 x 2 ruas tulang jari kaki
Edukasi –net
C. MACAM-MACAM TULANG
1. Macam-macam tulang berdasarkan penyusun tulang
a. Tulang rawan: terdiri atas sel-sel tulang rawan/kondrosit & matriks tulang, bingkas & lentur, sedikit zat kapur.
b. Tulang sejati: terdiri atas sel-sel tulang keras (osteosit) & matriks tulang yg tersusun kolagen& zat kapur sehingga bersifat keras.
2. Macam-macam tulang berdasarkan bentuk tulang
Tulang dalam tubuh setiap makhluk memiliki bentuk yang beranekaragam termasuk tulang manusia. Tulang pada tubuh manusia terdiri dari beberapa macam yaitu:
2A.Tulang Pipa atau Tulang Panjang (Long Bone)
Sesuai dengan namanya tulang pipa memiliki bentuk seperti pipa atau tabung dan biasanya berongga. Diujung tulang pipa terjadi perluasan yang berfungsi untuk berhubungan dengan tulang lain. Tulang pipa terbagi menjadi tiga bagian yaitu: bagian tengah disebut diafisis, kedua ujung disebut epifisis dan diantara epifisis dan diafisis disebut cakra epifisis. Beberapa contoh tulang pipa adalah pada tulang tangan diantaranya tulang hasta (ulna), tulang pengumpil (radius) serta tulang kaki diantaranya tulang paha (femur), dan tulang kering (tibia).







Contoh. tulang pipa
2B.Tulang Pipih (Flat Bone)
Bentuk tulang yang kedua yaitu tulang pipih. Tulang pipih tersusun atas dua lempengan tulang kompak dan tulang spons, didalamnya terdapat sumsum tulang. Kebanyakan tulang pipih menyusun dinding rongga, sehingga tulang pipih ini sering berfungsi sebagai pelindung atau memperkuat. Contohnya adalah tulang rusuk (costa), tulang belikat (scapula), tulang dada (sternum), dan tulang tengkorak.
Contoh tulang pipih







2C.Tulang Pendek (Short Bone)
Dinamakan tulang pendek karena ukurannya yang pendek dan berbentuk kubus umumnya dapat kita temukan pada pangkal kaki, pangkal lengan, dan ruas-ruas tulang belakang.











Salah satu contoh tulang pendek
2D.Tulang Tak Berbentuk (Irreguler Bone )
Tulang tak berbentuk memiliki bentuk yang tak termasuk ke dalam tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek. Tulang ini terdapat di bagian wajah dan tulang belakang. Gambar tulang wajah (bagian mandibula) di samping termasuk tulang irreguler
D. Hubungan antar tulang (artikulasi)
Persendian
Persendian adalah hubungan antara dua tulang atau lebih.
Persendian dibedakan yaitu:
● 1. Hubungan Sinartrosis :
• Sinkondrosis : antara tulang dihubungkan melalui tulang rawan sehingga memungkinkan sedikit gerak akibat elastisitas tulang rawan.
Contoh : hubungan tulang rusuk dengan tulang dada.
Hubungan ruas-ruas tulang belakang.
• Sinfibrosis : kedua ujung tulang dihubungkan dengan jaringan ikat fibrosis yang pada akhirnya mengalami penulangan dan tidak memungkinkan adanya gerak.
Contoh : Hubungan antar tulang-tulang tengkorak
● 2. Hubungan Diartrosis :
Hubungan antar tulang ini memungkinkan terjadinya gerak karena pada ujung-ujung tulang terdapat lapisan tulang rawan hyalin, yang dilumasi dengan cairan synovial, meliputi :
• Sendi Engsel, terdapat pada hubungan antara :
o ruas-ruas jari
o siku
o lutut
• Sendi Putar, terdapat pada hubungan antara :
o tulang hasta dengan pengumpil
o tulang kepala dengan tulang atlas
• Sendi Pelana, terdapat pada hubungan antara :
o Ruas-ruas jari dengan telapak kaki
• Sendi Peluru, terdapat pada hubungan antara :
o tulang lengan dengan gelang bahu
o tulang paha dengan gelang panggul
• Sendi Kaku, terdapat pada hubungan antara :
o tulang-tulang pergelangan tangan
o tulang-tulang pergelangan kaki
b. Amfiarthrosis, jika gerakan yg terjadi sangat terbatas
E. SISTEM OTOT MANUSIA
● Jenis-jenis Otot
• Otot Polos
• Otot Lurik/otot rangka
• Otot Jantung (miokardium)
● Cara Kerja Otot
Dengan adanya protein khusus aktin dan miosin, otot bekerja dengan memendek (berkontraksi) dan mengendur (relaksasi)
Cara kerja otot dapat dibedakan :
• Secara antagonis atau berlawanan; yaitu cara kerja dari dua otot yang satu berkontraksi dan yang lain relaksasi.
Contoh: Otot trisep dan bisep pada lengan atas.
• Secara sinergis atau bersamaan; yaitu cara kerja dari dua otot atau lebih yang sama berkontraksi dan sama-sama berelaksasi.
Contoh – otot-otot pronator yang terletak pada lengan bawah
- otot-otot dada
- otot-otot perut

F. KELAINAN , GANGGUAN DAN PENYAKIT
F1. Kelainan / Gangguan Pada Tulang Belakang / Spinal Manusia
1. Kiposis / Kyphosis
Kiposis adalah suatu gangguan pada tulang belakang di mana tulang belakang melengkung ke depan yang mengakibatkan penderita menjadi terlihat bongkok
2. Lordosis
Lordosis adalah suatu gangguan pada tulang belakang di mana tulang belakang melengkung ke belakang yang mengakibatkan penderita menjadi terlihat bongkok ke belakang.
3. Skoliosis / Scoliosis / Skeliosis
Skoliosis adalah suatu gangguan pada tulang belakang di mana tulang belakang melengkung ke samping baik kiri atau kanan yang membuat penderita bungkuk ke samping.
4. Sublubrikasi
Sublubrikasi adalah kelainan pada tulang belakang pada bagian leher yang menyebabkan kepala penderita gangguan tersebut berubah arah ke kiri atau ke kanan.
F2. Kelainan / Gangguan Pada Sendi
1. Keseleo / Terkilir / Sprained
Terkilir atau keseleo adalah gangguan sendi akibat gerakan pada sendi yang tidak biasa, dipaksakan atau bergerak secara tiba-tiba. Umumnya kesleo bisa menyebabkan rasa yang sangat sakit dan bengkak pada bagian yang keseleo.
2. Dislokasi / Dislocation
Dislokasi adalah gangguan pada sendi seseorang di mana terjadi pergeseran dari kedudukan awal.
3. Artritis / Arthritis
Artritis adalah radang sendi yang memberikan rasa sakit dan terkadang terjadi perubahan posisi tulang. Salah satu contoh artritis yang terkenal adalah rematik.
4. Ankilosis / Ankylosis
Ankilosis adalah gangguan pada sendi di menyababkan sendi tidak dapat digerakkan di mana ujung-ujung antar tulang serasa bersatu.
5. Lepas Sendi
Sendi lepas dapat dari tempatnya sehingga ligamen putus/ sobek. Hal ini dapat terjadi karena kecelakaan ataupun ketika melakukan olahraga berat.


F3. Kelainan/Gangguan Retak Tulang / Patah Tulang / Fraktura / Fracture
Fraktura tulang adalah ratak tulang atau patah tulang yang umumnya terjadi akibat benturan, kelebihan beban, tekanan, dan lain sebagainya. Fraktura tulang sederhana yaitu keretakan tulang yang tidak melukai organ-organ yang ada di sekelilingnya. Fraktura kompleks adalah keretakan tulang yang menyebabkan luka pada organ di sekitarnya.
F4. Kelainan / Gangguan Fisiologik
1. Mikrosefalus / Microcephalus
Mikrosefalus adalah kelainan pertumbuhan terkorak kepala yang menyebabkan kepala penderita terlihat lebih kecil dari normal.
2. Osteoporosis
Osteoporosis adalah kondisi di mana tulang rapuh. keropos dan mudah patah. Umumnya osteoporisis disebabkan oleh hormon jantan / betina yang kurang sempurna atau akibat kekurangan asupan kalsium untuk tulang.
3. Rakitis / Rachitis / Rakhitis
Rakitis adalah penyakit tulang yang terjadi akibat kurang vitamin D sehingga umumnya menyebabkan bentuk tulang kaki bengkok membentuk huruf O atau X
4. Rickets
Rickets merupakan suatu kelainan pada tulang yang terjadi karena kekurangan zat kapur, fosfor, dan vitamin D. Kelainan ini dapat terlihat dari kaki yang berbentuk huruf O dan huruf X.